Disudut Jendela LyricsDi sudut jendela′Ku menatap hampaLembaran ceritaTentang kita berduaKutunggu kau datang malam iniSampai hampir pagiGalau rasa hatiTak sadar kubernyanyiAku cinta padamuKau yang buat kurinduCanda tawamu, gerak langkahmuMembuat hati jadi biru'Ku cinta kepadamuMungkinkah engkau tahu?Bagaimana harus kubilang′Ku cinta kamu?Kutunggu kau datang malam iniSampai hampir pagiGalau rasa hatiTak sadar kubernyanyiAku cinta padamuKau yang buat kurinduCanda tawamu, gerak langkahmuMembuat hati jadi biru'Ku cinta kepadamuMungkinkah engkau tahu?Bagaimana harus kubilangAku cinta padamu?Aku cinta padamuKau yang buat kurinduCanda tawamu, gerak langkahmuMembuat hati jadi biru'Ku cinta kepadamuMungkinkah engkau tahu?Bagaimana harus kubilang′Ku cinta kamu?Datanglah oh kasihAku ′kan menungguDatanglah oh kasihSelalu 'kan kucumbuKucinta kamuDatanglah oh kasihAku ′kan menungguKucinta kamuWriters Chossy PratamaLyrics powered by from 15 Slow Mega Hits'98 LoadingYou Might Like LoadingFAQs for Disudut JendelaDisudut jendela 'ku meratap hampa Lembaran cerita tentang kita berdua Kutunggu kau datang malam ini sampai hampir pagi Galau rasa hati tak sabar 'ku bernyanyi Aku cinta padamu, kau yang buatku rindu Canda tawamu, gerak langkahmu, membuat hati jadi biru 'Ku cinta kepadamu, mungkinkah engkau tahu Bagaimana harus kubilang, kucinta kamu Kutunggu kau datang malam ini sampai hampir pagi Galau rasa
[OST Sinetron "Kupu-Kupu Kertas"; genre drama]LIRIKDi sudut jendela ku menatap hampaLembaran cerita tentang kita berduaKu tunggu kau datang malam ini sampai hampir pagiGalau rasa hati tak sadar ku bernyanyiReffAku cinta padamuKau yang buatku rinduCanda tawamu gerak langkahmuMembuat hati jadi biruKu cinta kepadamuMungkinkah engkau tahuBagaimana harus kubilangAku cinta padamuUlang ReffKu cinta kepadamuMungkinkah engkau tahuBagaimana harus kubilangKu cinta kamuDatanglah oh Kasih, aku 'kan menungguO-o-ho-o-o-ho...Datanglah oh Kasih, s'lalu 'kan kutungguKu cinta kamu...
Akutermenung menatap jendela saat guru sedang menjelaskan materi, saat nama ku di panggil untuk membaca materi selanjutnya. Pak Jojo : "Baiklah, Zella ayo baca halaman berikutnya" Zella : "Ah.. baik" Sunda. Kuring keur remen neuteup jandela bari guru ngajelaskeun materi, basa kuring disebut pikeun maca bahan salajengna. Pak Jojo : "Muhun ZellaDitepi pantai yang landai. Ku menatap laut nan lepas. Membentur karang, melepas kesedihan. Ku buka sehelai daun jendela. Sepi mengalan sendu. Ku tangguk aroma yang terhempas. Resah menggelisah Tak mungkin aku dermaga yang terakhir. Adalah sebuah interlude bagimu. Bebaskan hampa yang menyiksa. Sementara terlalu berat untuk di salamiDi sudut jendela ku meratap hampaLembaran cerita tentang kita berduaKutunggu kau datang malam ini sampai hampir pagiGalau rasa hati tak sabar ku bernyanyiAku cinta padamu, kau yang buatku rinduCanda tawamu, gerak langkahmu, membuat hati jadi biruKu cinta kepadamu, mungkinkah engkau tahuBagaimana harus kubilang, kucinta kamuKutunggu kau datang malam ini sampai hampir pagiGalau rasa hati tak sabar ku bernyanyiAku cinta padamu, kau yang buatku rinduCanda tawamu, gerak langkahmu, membuat hati jadi biruKu cinta kepadamu, mungkinkah engkau tahuBagaimana harus kubilang aku cinta padamuAku cinta padamu, kau yang buatku rinduCanda tawamu, gerak langkahmu, membuat hati jadi biruKu cinta kepadamu, mungkinkah engkau tahuBagaimana harus kubilang, kucinta kamuDatanglah oh kasih, aku kian menunggu Oh…Datanglah oh kasih, s’lalu kan kucumbu Kucinta kamu…Datanglah oh kasih, aku kan menunggu Kucinta kamu… Navigasi pos . 442 48 182 363 219 425 238 308