1. Sanad yang terputus (ู…ู†ู‚ุทุน ุงู„ุณู†ุฏ) adalah yang tidak bersambung sanadnya, dan telah disebutkan bahwa di antara syarat hadits shohih yang berjumlah lima, salah satunya adalah bersambung sanadnya. 2. Sanad yang terputus terbagi menjadi empat: mursal, mu'alaq, mu'dhol dan munqothi'. Mursal (ุงู„ู…ุฑุณู„)
Hadits Mauquf Munqathi' (Terputus sanadnya): Dan terkadang hadits Mauquf sanadnya terputus (Munqathi'), sebagaimana diriwayatkan oleh 'Abdur Razaq rahimahullah dari Ma'mar bahwasanya sampai kepadanya dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu: ยซ ูƒุงู† ูŠุฑูุน ูŠุฏูŠู‡ ููŠ ุงู„ุชูƒุจูŠุฑุฉ ุงู„ุฃูˆู„ู‰ ู…ู† ุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ุฌู†ุงุฒุฉ ุซู… ู„ุง ูŠุนูˆุฏ ยป Namun, hadis tersebut tergolong terputus sanadnya. Kendati kualitas sanad dalam hadis tersebut tergolong lemah, tetapi tetap dianjurkan untuk dibaca. Para ulama menyepakati bahwa hadits-hadits lemah boleh diamalkan untuk hal-hal yang berkaitan dengan keutamaan amal asalkan bukan tergolong hadits maudlu' (palsu).
1. Sebab pengguguran sanad : Mursal, Munqathi', Mu'adhal, Mu'alaq, Mudallas. 2. Sebab cacat perawi. a. Cacat keadilan : Mawdhu', Matruk, Majhul. b. Cacat ke-dhabit-an: Munkar, Mu'allal, Mudarraj, Mutharib, Maqlub, Muharraf, Mushahhaf, Syadz.
Hadist dha'if merupakan tingkatan hadist yang tergolong lemah. Berdasarkan sistematika pembagiaannya, hadits dha'if dapat dilihat dari segi terputusnya sanad dan dari segi selain terputusnaya sanad. Dalam makalah ini pemakalah hanya akan membahas pembagian hadits dha'if dari segi terputusnya sanad. II. Yang dimaksud dengan gugurnya sanad adalah terputusnya rantai sanad dengan gugurnya salah satu perawi atau lebih, secara sengaja atau tidak dari sebagian perawinya, dari awal sanad, akhirnya, atau di tengah - tengahnya, serta terputus secara zhahir ataupun tersembunyi. 2. Jenis - jenis gugurnya sanad: . 55 109 151 25 422 217 245 236

hadits yang terputus sanadnya